Sistem Keuangan 2


SISTEM KEUANGAN 2
ABDILLAH MAJDI
120413403081



Tugas Manajemen Keuangan
1.       Investasi
Mengelola keuangan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan yang optimal.
2.       Financing
Kemudian membuat perusahaan agar tetap tumbuh (sustainability).
3.       Modal Kerja
Setelah perusahaan tumbuh, maka akan meningkatkan nilai perusahaan tersebut. Nilai perusahaan bisa dilihat dari harga pasar di bursa efek untuk perusahaan Tbk. atau dari nilai likuiditas (nilai perusahaan apabila dijual) untuk perusahaan tertutup).
4.       Deviden Policy
Serta meningkatkan kekayaan pemegang saham.
  
Letak fungsi manajemen keuangan dengan pasar keuangan dari perspektif laporan keuangan
1.       Perspektif Neraca
               Pasar keuangan ditinjau dari perspektif neraca berada pada fungsi manajemen keuangan yaitu fungsi investasi dan fungsi pembiayaan. Hubungan manajemen keuangan dengan pasar keuangan yaitu pemenuhan kebutuhan aktiva dan pasiva yang dapat dipenuhi di pasar keuangan.
2.       Perspektif Laba Rugi
Manajemen keuangan harus memastikan laba akuntansi dan laba ekonomi bernilai positif. Hubungan dengan pasar keuangan dari perspektif laba rugi dilihat dari sumber pendanaan berdasarkan i (interest).

Pengertian sistem keuangan
                       Sistem keuangan adalah tatanan dalam perekonomian suatu negara yang berperan penting dalam menyediakan fasilitas jasa-jasa di bidang keuangan oleh lembaga keuangan misalnya pasar uang dan pasar modal. Sistem keuangan di Indonesia terdiri dari otoritas keuangan, sistem perbankan, dan sistem lembaga bukan bank.

Fungsi sistem keuangan
1.       Fungsi tabungan
Sistem keuangan menyediakan mekanisme dan instrumen tabungan berupa obligasi, saham,  dan instrumen lain yang diperjualbelikan di pasar uang dan pasar modal.
     2.       Fungsi penyimpan kekayaan
Sistem keuangan menyediakan instrumen keuangan dalam bentuk obligasi, saham, surat utang negara dan instrumen lain yang ditujukan kepada masyarakat yang memiliki dana berlebih.
3.       Fungsi likuiditas
Kekayaan yang disimpan dalam bentuk instrumen keuangan dapat dengan mudah dikonversikan menjadi kas (uang tunai) dengan resiko yang relatif kecil daripada disimpan di bank.
4.       Fungsi kredit
Sistem keuangan menyediakan fasilitas kredit untuk konsumen dan unit usaha untuk kepentingan konsumsi bagi konsumen dan kepentingan produksi atau investasi bagi unit usaha.
5.       Fungsi pembayaran
Sistem keuangan menyediakan instrumen untuk memudahkan dalam mekanisme pembayaran atas transaksi barang dan jasa yang memudahkan bagi masyarakat. Instrumen berupa cek, giro, kartu kredit, dan kartu debit.
6.       Fungsi resiko
Sistem keuangan memberikan proteksi terhadap jiwa, kesehatan, harta, serta resiko kerugian atas konsumen dan unit usaha. Proteksi tersebut berupa polis asuransi misalnya asuransi jiwa, dan asuransi sosial.
7.       Fungsi kebijakan
Sistem ekonomi melalui pemerintah berperan menstabilkan ekonomi dan mengendalikan laju inflasi dengan melakukan kebijakan moneter.

A.      Otoritas Keuangan
Otoritas keuangan berperan dalam pengaturan dan pengawasan di bidang keuangan dan perbankan terdiri dari:
1.    Bank Indonesia
2.    Depatremen Keuangan
3.    Lembaga Penjamin Simpanan

B.      Bank Indonesia
Bank Indonesia adalah Bank Sentral Republik Indonesia yang merupakan lembaga negara yang independen, bebas dari campur tangan pemerintah dan pihak-pihak lainnya.
           Tugas Bank Indonesia:
1.    Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
2.    Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
3.    Mengatur dan mengawasi bank

C.      Depatremen Keuangan
Departemen keuangan adalah lembaga pemerintah yang melakukan pengaturan dan pengawasan di bidang Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB). LKBB adalah badan usaha yang melakukan kegiatan di bidang keuangan yaitu menghimpun dana dengan mengeluarkan surat berharga dan menyalurkannya untuk membiayai investasi perusahaan.
Jenis-jenis LKBB:
a.    Lembaga pembiayaan (multifinance company)
b.    Perusahaan asuransi (insurance companies)
c.     Dana pensiun (pension fund)
d.    Perusahaan efek (securities company)
e.    Reksa dana
f.     Perusahaan modal ventura
g.    Pegadaian

D.      Lembaga Penjamin Simpanan
Lembaga Penjamin Simpanan adalah lembaga keuangan yang berstatus independen yang tugas pokoknya memberi jaminan atas simpanan nasabah bank.
Fungsi LPS:
1.    Menjamin simpanan nasabah
2.    Turut aktif dalam memelihara stabilitas sistem perbankan

Sistem keuangan yang efisien adalah sistem yang mampu menyalurkan sumber dana kepada  unit usaha yang paling produktif. Maka dari itu sistem keuangan harus mampu berfungsi sebagai:
1.       Sitem pembayaran
2.       Mekanisme yang mampu mengumpulkan sumber dana terutama dari rumah tangga
3.       Mengelola ketidakpastian dan kontrol terhadap resiko
4.       Mekanisme yang menyediakan informasi untuk keputusan alokasi sumber dana
5.       Mekanisme untuk mengatasi akibat informasi yang tidak berimbang (asymmetric information) yang muncul pada transaksi keuangan (pihak satu memiliki informasi sedangkan pihak lain tidak)





REFERENSI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar